sekadar warkah dari ku.. masih bernafas segar dengan degupan nadi yang ku seru nama Mu ya Rabb
Thursday, January 20, 2011
Jadilah Antara Golongan Yang Suka Mendengar Perkataan-Perkataan Yang Baik
سُوۡرَةُ الزُّمَر
ٱلَّذِينَ يَسۡتَمِعُونَ ٱلۡقَوۡلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحۡسَنَهُ ۥۤۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ ٱلَّذِينَ هَدَٮٰهُمُ ٱللَّهُۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمۡ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَـٰبِ (١٨)
Maksudnya:
Orang-orang yang mendnegar perkataan yang baik lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya.*1*.Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah s.w.t dan mereka itulah orang-orang berakal.(Az-Zumar:18)
*1*[Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran-ajarang al-Quran dan ajaran-ajaran yang lain,tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran al-Quran kerana ia adalah yang terbaik]..
DIA YANG BERTUTUR DENGAN BAHASA AL QURAN
Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.
Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.
Abdullah : "Assalamu'alaikum warahma wabarakaatuh."Wanita tua : "Salaamun qoulan min robbi rohiim." (QS. Yaasin : 58) (artinya : "Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih")
Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?"Wanita tua : "Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu." (QS : Al-A'raf : 186 ) ("Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya")
Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.
Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"Wanita tua : "Subhanalladzi asra bi 'abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa." (QS. Al-Isra' : 1) ("Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa")
Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.
Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"Wanita tua : "Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10) ("Selama tiga malam dalam keadaan sehat")
Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"Wanita tua : "Huwa yut'imuni wa yasqiin." (QS. As-syu'ara' : 79) ("Dialah pemberi aku makan dan minum")
Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"Wanita tua : "Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha'idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6) ("Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih")
Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?"Wanita tua : "Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil." (QS. Al-Baqarah : 187) ("Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam")Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?"Wanita tua : "Wa man tathawwa'a khairon fa innallaaha syaakirun 'aliim." (QS. Al-Baqarah : 158) ("Barang siapa melakukan sunnah lebih baik")
Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"Wanita tua : "Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta'lamuun." (QS. Al-Baqarah : 184) ("Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui")
Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"Wanita tua : "Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun 'atiid." (QS. Qaf : 18) ("Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid")
Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?"Wanita tua : "Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam'a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana 'anhu mas'ula." (QS. Al-Isra' : 36) ("Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan")
Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."Wanita tua : "Laa tastriiba 'alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum." (QS.Yusuf : 92) ("Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu")
Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan."Wanita tua : "Wa maa taf'alu min khoirin ya'lamhullah." (QS Al-Baqoroh : 197) ("Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya")
Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :
Wanita tua : "Qul lil mu'miniina yaghdudhu min abshoorihim." (QS. An-Nur : 30) ("Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka")
Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.
Wanita tua : "Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum." (QS. Asy-Syura' 30) ("Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri")
Abdullah : "Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu."Wanita tua : "Fa fahhamnaaha sulaiman." (QS. Anbiya' 79) ("Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman")
Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.
Abdullah : "Silahkan naik sekarang."Wanita tua : "Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun." (QS. Az-Zukhruf : 13-14) ("Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami")
Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.
Wanita tua : "Waqshid fi masyika waghdud min shoutik" (QS. Lukman : 19) ("Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu")
Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu berucap.
Wanita tua : "Faqraa-u maa tayassara minal qur'aan" (QS. Al- Muzammil : 20) ("Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an")
Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."Wanita tua : "Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab." (QS Al-Baqoroh : 269) ("Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu")
Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.
Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"Wanita tua : "Laa tas-alu 'an asy ya-a in tubda lakum tasu'kum" (QS. Al-Maidah : 101) ("Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu")
Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.
Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"Wanita tua : "Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya." (QS. Al-Kahfi : 46) ("Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia")
Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.
Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"Wanita tua : "Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun" (QS. An-Nahl : 16) ("Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk")
Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.
Abdullah : "Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?"Wanita tua : "Wattakhodzallahu ibrohima khalilan" (QS. An-Nisa' : 125) ("Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi") "Wakallamahu musa takliima" (QS. An-Nisa' : 146) ("Dan Allah berkata-kata kepada Musa") "Ya yahya khudil kitaaba biquwwah" (QS. Maryam : 12) ("Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh")
Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.
Wanita tua : "Fab'atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho'aaman fal ya'tikum bi rizkin minhu." (QS. Al-Kahfi : 19) ("Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu")
Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :
Wanita tua : "Kuluu wasyrobuu hanii'an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24) ("Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu")
Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."
Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :
"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya karena khawatir salah bicara."
Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :
"Fadhluhu yu'tihi man yasyaa' Wallaahu dzul fadhlil adhiim." (QS. Al-Hadid : 21) ("Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar")
[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir.
UNTUKMU WANITA

Wanita.....Dahulu dirimu tiada nilainya,Kau ditanam jika rupamu tidak rupawan,Kau dibesarkan jika memiliki raut wajah kecantikanSebagai pemuas nafsu dan barang daganganketika kau dewasa kelak.....
Wanita.....Diangkat martabatmu ke tahap tertinggiSelepas Islam tersebarDipertahankan hakmu dan Islam membelamuDari terus dirosakkan oleh lelaki yang bertuhankan nafsu
Wanita.....Sebaik-baik wanita adalah wanita solehahKau dijamin memasuki syurga terlebih dahulu sebelum suamimu,Telah dijanjikan nikmat-nikmat yang baik untukmuKerana kau menjaga kesucian dan harga dirimuDan juga cintamu pada Tuhan-Mu
Wanita.....Kau memiliki kelembutankelembutanmu mampu menggoncang duniaKelembutanmu mampu mencairkan dan mendamaikan para lelakiSeperti mana damainya Firaun tatkala ditenangkan oleh AsiahKetika Musa ingin dibunuh olehnya(Firaun)
Wanita.....Kau tahu dirimu begitu berhargaKau tahu dirimu begitu bernilaiKau juga tahu kesucianmu begitu berharga
TETAPI.....
Mengapa kau berikan mahkotamu bukan pada suamimuMengapa kau rela menggadaikan maruahmu kerana wang ringgit?
Adakah kau lupa?Wanita adalah yang terbanyak sekali menghuni Neraka Allah!
Adakah kau lupa?Janji ALLAH itu pasti ...
Wanita.....Mengapa kau berasa takut dan maluSelepas nafsumu dipenuhiMengapa baru terbit sifat malumuKetika kau mendapati dirimu telah hamilHasil perbuatan kejimudan kemudiannya kau mengambil jalan pintasMenggugurkan kandunganmu,membunuh anakmu,membuang bayi kecilmu yang tidak mengerti apa-apawalaupun zahirnya anak itu adalah hasil di luar pernikahan
namun...
IngatlahSetiap anak yang lahir di dunia ini fitrahnya adalah suci,Ibarat kain putih yang bersih,Ibu bapalah yang akan mencorak anak itu
Tetapi....Hakikatnya,Kau membuang zuriatmu,Zuriatmu yang akan mendoakan kesejahteraanmuketika kau hidup, dan ketika kau sudah tiada,Kau membuang zuriatmu di tempat-tempat yang merbahaya,Menjadi santapan kepada haiwan-haiwan liaryang sentiasa berkeliaran di mana-mana,
Wanita.....Sedarlah.....Sedarlah dari mimpi-mimpi yang tidak pasti,Jangan kau biarkan dirimu disentuh oleh kumbang-kumbang laranganYang hanya ingin menghirup madumu,Dan meninggalkanmu selepas ia merasa puas
Wanita....Ingatlah dirimu begitu berhargaBiarlah kau dikatakan sombongAsalkan kau tahu mana baik dan buruknyaDemi menjaga maruah dirimuJangan sekali kau serahkan jiwa dan ragamukepada kekasihmu....kerana belum tentu ia akan menjadi suamimu....
Wanita....Ingatlah sang lelaki amat bijak bermain kata-kataMereka amat bijak dalam tipu dayaMereka akan berusaha mencapai apa yang mereka hajatiSehingga mereka jemu dengan apa yang telah mereka rasai
Wanita.....Tidakkah kau sedar semua iniMengapa kau masih bergembira dengan kekasihmuTidakkah kau sedar,Dirimu sentiasa dalam pengawasan Tuhan-Mu?
Wanita.....SedarlahJangan kau mengikut jejak JahiliyahHargailah dirimu yang tinggi d sisi islamHargailah mahkotamu yang sangat berhargaInsaflah dengan perbuatan silammumasih belum terlambat untuk segalanyaKerana TuhanMu itu Maha Pengampun, Lagi Maha Mengasihani'
Wanita....Labuhkanlah cintamu kepada Tuhan-Mukerna Tuhan-Mu akan lebih mencintaimudan Dia akan memberi kepadamu cinta yang sebenar.....
Wanita....Hiasilah dirimu dan Jagalah peribadimuSemoga dirimu berjaya menjadi wanita yang solehahdan disayangi oleh Tuhan-Mu
Sunday, October 3, 2010
aku,mereka,kamu (PEREMPUAN BERNIQAB)

syukur kepada Allah.Allah ciptakan manusia dr pelbagai jenis bangsa,lain negara, berbeza bangsa dan agama,tp kita semuanay dr Pencipta yg sama kn?Allah ciptakan wanita sebagai pasangan adam.seperti kisah adam dan hawa..wanita 2 unik kn?wanita 2 sendiri rahsia.rahsia itu bersifat peribadi..ana sbnrnye nak ckp psl wanita yg b'niqab.mcm 1 isu besar plak kn.ana ske tgk wanita b'niqab biarpun ana sendiri pakai niqab.mcm dpt 1 kekuatan utk terus istiqomah pakai niqab.kat mne2 pun hidup ana mesti psl niqab.x kire la yg pro or kontra.cth dlm fb nie,kebanyakkan kwn maya dlm fb nie,sume nye b'niqab.pas2 mule la,sbuk2 tgk2 pic diorg yg pakai niqab.de yg letak pic sendiri de yg x.masing2 punya alasan sendiri sbb letak n x letak pic diorg.bg ana,ana letak pic ana b'niqab bukan nak tunjukkn kecantikan diri ana.ana sendiri pun x rse diri nie cantik.cantik 2 milik Allah,kite nie pinjam je.ana tau,de org senang n x senang ble kte (org2 b'niqab) nie letak pic dlm fb.mcm2 cmmnt ana dpt n ana lihat.de yg puji,de yg mcm x ske,x ske mybe sbb x manis la org pakai niqab tp tngkp gmbr n tunjuk kat org ramai.ana x mintak pujian,dn ana x ske pd pujian manusia.bkn 2 yg ku tagih.ana anggp pujian 2 sume sbb diorg ske dgn penampilan ana,ske dgn wanita b'niqab.suke 2 punya bnyk maksud kn?masakan org lelaki boleh b'getar jiwanya hnye melihat pada mataku?pakaian ku yg berwarna hitam dn gelap sepanjang masa?ape je yg de kat mata ana nie..x same ke ngan mate org lain?de kelopak mata,ank mata,jdnye?boleh naik nafsu ye?pesanku pd lelaki,kerana sebahagian drpdmu yg bnyk merosakkn hati2 wanita,kawal bicaramu.kerana bicara manismu,pujian dr mu,amat bisa dr sembilu.yg ana nak fokuskn,pd sahabat2 yg b'niqab,aku bukan seperti dirimu,yg t'jaga akhlak dn auratnya,yg sopan lg manis langkah bicaranya,aku hnya gadis biasa yg bukan dr keluarga yg punya didikan agm yg kuat seperti mu.aku adalah aku.tp aku pasti dn ingin jd baik bahkn lebih baik dr mu.ana ske fesyen,n i like to create new style for women who are wearing niqab..ana masih muda,ana nak org2 muda yg b'niqab or tringin nak b'niqab merasa senang dn selesa dlm pemakain diorg.pakai niqab tp mampu punya bergaya seperti remaja lain,yg dlm masa yg sama masih mengekalkan ciri2 kesopanan dn menutup aurat.sekurang-kurangnya ana ingin manusia hari ini dn yg akan dtg boleh terima wanita b'niqab nie dn ianya x lg satu pkare asing.biarpun,ade yg x menyokong dgn diri ana,ana x peduli semua 2.sungguh Allah itu Maha Mengetahui apa yg kita x ketahui dn apa yg ana niatkn.biar hina d'mata manusia,tp mulia d'sisi Allah.walluhu'alam..
Tuesday, March 23, 2010
YA Allah,kuatkn iman kami,jauhkn lah kami dr ZINA

Asalamualaikum...Saya Terjumpa Akibat Buruk Perlaku Zina DI ILUVISLAM.COM
Bersolat tetapi berzina. Ketika umat Islam berpuasa dia pula buat kerja laknat.
Ini yang diberitahu kepada saya seorang ibu yang mengadu mengenai anaknya dan aduan seorang isteri dengan perangai suami yang bermalam dan mengaku berzina dengan “kekasih baru”.
Saya masih ingat lagi kata-kata datuk saya ketika beliau mengajar di rumahnya dengan katanya, berzina seronok sekejap tetapi derita sampai ke neraka.
Tazkirah kali ini ingin saya menulis mengenai akibat berzina yang nampaknya sudah menjadi perkara biasa dan semacam tidak ada apa-apa perasaan pada pasangan sama ada remaja, dewasa atau tua.
Percayalah, kalau Allah marah mesti ada azab sama ada azab sementara di dunia dan apa lagi di akhirat.
Akibat buruk dan bahaya zina:
1. Dalam zina terkumpul bermacam-macam dosa dan keburukan iaitu berkurangnya agama si penzina, hilanga sikap warak (menjaga diri dari dosa), buruk keperibadian dan hilangnya rasa cemburu.
2. Zina membunuh rasa malu, padahal dalam Islam malu adalah suatu yang amat diambil berat dan perhiasan yang sangat indah khasnya bagi wanita.
3. Menjadikan wajah pelakunya muram dan gelap.
4. Membuatkan hati menjadi gelap dan mematikan sinarnya.
5. Menjadikan pelakunya selalu dalam kemiskinan sehingga tidak pernah berasa cukup dengan apa yang diterimanya.
6. Akan menghilangkan kehormatan pelakunya dan jatuh martabatnya, baik di hadapan Allah mahupun sesama manusia.
7. Allah akan mencampakkan sifat liar di hati penzina, sehingga pandangan matanya liar dan tidak terkawal.
8. Penzina akan dipandang manusia dengan pandangan mual dan tidak percaya.
9. Zina mengeluarkan bau busuk yang mampu dihidu oleh orang-orang yang memiliki qalbun salim (hati yang bersih) melalui mulut atau badannya.
10. Kesempitan hati dan dada selalu meliputi penzina. Apa yang ia dapati dalam kehidupan ini adalah sebalik dari apa yang diingininya.
Ini kerana orang yang mencari kenikmatan hidup dengan cara bermaksiat kepada Allah maka Allah akan memberikan sebaliknya dari apa yang dia inginkan dan Allah tidak menjadikan maksiat sebagai jalan untuk mendapatkan kebaikan serta kebahagiaan.
11. Penzina mengharamkan dirinya untuk mendapat bidadari jelita di syurga kelak.
12. Perzinaan menyeret kepada terputusnya hubungan silaturrahim, derhaka kepada orang tua, pekerjaan haram, berbuat zalim serta menyia-nyiakan keluarga dan keturunan.
Bahkan, ia boleh membawa kepada pertumpahan darah dan sihir serta dosa-dosa besar yang lain. Zina biasanya berkait dengan dosa dan maksiat yang lain sebelum atau bila berlakunya dan selepas itu biasanya akan melahirkan kemaksiatan yang lain pula.
13. Zina menghilangkan harga diri pelakunya dan merosakkan masa depannya di samping meninggalkan aib yang berpanjangan bukan sahaja kepada pelakunya malah kepada seluruh keluarganya.
14. Aib yang dicontengkan kepada pelaku zina lebih meninggalkan kesan dan mendalam daripada asakan akidah kafir, misalnya kerana orang kafir yang memeluk Islam selesailah persoalannya.
Tetapi dosa zina akan benar-benar meninggalkan kesan di dalam jiwa kerana walaupun akhirnya pelaku itu bertaubat dan membersihkan diri, dia masih berasa berbeza dengan orang yang tidak pernah melakukannya?
Jika wanita yang berzina hamil dan untuk menutupi aibnya ia mengugurkannya. Dia berzina dan membunuh jiwa yang tidak berdosa.
Sekiranya dia ialah seorang wanita yang bersuami dan melakukan kecurangan sehingga hamil dan membiarkan anak itu lahir, dia memasukkan orang asing dalam keluarganya dan keluarga suaminya sehingga anak itu mendapat hak warisan mereka tanpa disedari siapa dia sebenarnya.
Na'udzubillahi min dzaalik.
15. Perzinaan menyebabkan menularnya penyakit seperti Aids, siphilis dan gonorhea atau kencing bernanah.
16. Di antara azab di akhirat nanti penzina akan dibesarkan kemaluan, baik lelaki atau perempuan sebesar Bukit Uhud. Anda tahu besar mana Bukit Uhud?
Sunday, March 21, 2010
Behind The Veil
I have a body that nobody seen..
Many people think I am oppressed-
And wonder how I got myself into this mess..
My veil is my cure..
And makes my heart pure..
It earns me my love from Allah my Lord..
And makes me strong against any sword..
Behind my beautiful veil lies..
My savior from the temptation of guys!
'Behind my veil,' I begin to say..
'Is where I shall forever stay!'
Sunday, March 7, 2010
KELUASAN API NERAKA
Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan
kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku. Tahukah kamu
bahawa neraka jahanamKu itu:
1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat
2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah
3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung
4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah
5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik
6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak
7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum
8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular
9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun
yang hitam pekat.
10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai
11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat
Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kita semua.
Wallahua'lam.
Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan
dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayat, sesudah Kami
menerangkannya
kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan
dilaknat oleh sekalian makhluk.
Dari Abdullah bin 'Amr R. A, Rasulullah S. A. W bersabda:" Sampaikanlah
pesanku biarpun satu ayat..
"Sesungguhnya Ilmu itu akan membakar kamu jika tidak disebarkan."